Mr. EasyTalkin Minds
Monday, July 27, 2015
NEW 2016 BMW 7 Series Review
Setelah saya pelajari review dari model terbaru New BMW 7 Series, ini akan manjadikan rival terberat untuk Mercedes-Benz S-Class disamping model aerodynamic yang bisa diatur melalui grill New BMW 7 Series, model yang ditampilkan juga sangat luar biasa terlihat agresive dan lebih youthful.
Teknologi yang diusung pun tidak tanggung-tanggung dari Automatic Parking pull-in dan pull-out yang ter integrasi dengan display key remote memberikan kenyamanan untuk parkir di tempat yang sempit tanpa harus pusing memikirkan space yang ada. Desian display key remote juga dibuat semewah mungkin dengan sistem touch screen dan chroome di ke dua sisi-nya. Setelah parkir sempurna maka secara automatis mesin akan mati dengan sendirinya.
Disamping menggunakan high quality finish untuk bagian interior, inovasi yang dibeikan oleh New BMW 7 Series adalah kita dapat mengoperasikan atau berinteraksi dengan mobil ini menggunakan gerakan tangan saja untuk berbagai aktivitas dalam penggunaan media di mobil ini. Sangat mudah dan nyaman sehingga ini tidak mengganggu anda dalam berkendara. Ada 5 sistem pergerakan tangan yang dimana ini berfungsi untuk masing-masing kebutuhan seperti menerima telephone, volume suara dan lain sebagainya. Disamping itu layar sudah dilengkapi dengan sistem touch screen dimana mempermudah kita dalam mengoperasionalkan apabila kita mau melihat detail didalam sistem GPS.
New sistem Head-Up Display yang terbaru diberikan oleh New BMW 7 Series juga lebih baik dimana dapat menampilan peta, arah tujuan, kecepatan, dan traffic sign. Ini sangat membantu sekali dalam berkendara dan sangat nyaman tanpa harus menggangu konsentrasi pandangan kita dari jalan.
New BMW 7 Series juga dilengkapi dengan gadget BMW Touch Command dimana alat ini seperti asisten anda yang dapat mengoperasionalkan 24 fungsi yang berbeda untuk comfot, entertainment dan navigasi di mobil ini tanpa harus bersusah payah, semuanya menjadi sangat nyaman dengan satu sentuhan remote control ini, untuk teknologi ini saya acungkan jempol dan ini sangat menjadi pilihan para CEO muda dalam mendapatkan kenyamanan. Teknologi Sky Longue yang diberikan oleh New BMW 7 Series menambah kemewahan didalam interior mobil ini, dimana pengaturan cahaya dan warna dapat diatur sesuai dengan mood penumpang. Seperti kenyamanan di dalam sebuah cabin udara kelas dunia.
Ellegant Light Carpet dilengkapi didalam mobil ini untuk menciptakan luxury dari New BMW 7 Series, anda tidak perlu red carpet lagi untuk masuk dan keluar dari mobil luxury ini karena sudah dilengkapi sebuah ambient lightning yang menyinari dengan degain yang sangat elegan. Buat saya ini adalah sesuatu yang baru dan detail desain-nya sangat mempesona.
Teknologi yang dihadirkan oleh New BMW 7 Series juga New Laserlight System yang dapat memberikan pencahayaan hingga menjangkau 600m, dimana ini memberikan kenyamanan berkendara dimalam hari namun tidak menyilaukan pengendara lain.
Beberapa bagian part dari New BMW 7 Series sudah menggunakan sistem teknologi carbon fiber sehingga lebih ringan 130kg yang pastinya ini akan berpengaruh kepada dynamic driving dan meningkatnya fuel efficientcy. Sehingga mobil ini tidak boros BBM pada saat anda menggunakan-nya.
Teknology Active Chasis Component yang di usung didalam New BMW 7 Series memberikan kenyamanan yang sangat tinggi hingga anda tidak akan merasakan adanya bumpy road lagi, ini memberikan kenyamanan terbaik dikelas-nya. Disamping itu juga mobil ini banyak dilengkapi dengan Safety Assistant System sehingga tidak hanya nyaman tapi sistem keamanan yang sangat unggul agar terhindar dari resiko kecelakaan saat berkendara.
Apakah ini adalah salah satu mobil yang harus anda miliki di tahun 2016. Jawaban saya adalah PASTI.
Monday, February 9, 2015
7 langkah dalam menciptakan team yang diandalkan.
1. Kumpulkan beberapa anggota team yang memiliki prilaku selalu mau terlibat dalam aktivitas. Apabila anda salah memilih, secepatnya perbaiki pilihan anda dengan cara yang tepat.
2. Tentukan prioritas dan pastikan seluruh team mengerti dan memiliki pemahaman yang sama mengenai prioritas ini.
3. Biarkan team anda melakukan pekerjaan-nya. Hindari melakukan micromanagement.
4. Hilangkan hambatan seperti birokrasi, politik, prosedur atau sumber daya yang terbatas, dimana dapat menghambat kinerja team anda dalam menyelesaikan tugas nya.
5. Ungkapkan rasa terima kasih setiap saat pekerjaan yang diselesaikan.
6. Bawa keluar segala amarah atau emosi negatif akibat suatu kesalahan tanpa harus mengkaitkan secara personal ke dalam team.
7. Pada saat team mencapai kesuksesan, duduklah di belakang dan biarkan lampu panggung menyorot anggota team anda yang telah melakukan kerja keras-nya selama ini.
Sukses selalu :)
Monday, January 12, 2015
Menjadi seorang "sales person", yes or nope?
Memiliki waktu kerja yang flexible adalah impian semua pegawai. Sama hal-nya seorang penjual yang profesional biasa-nya memiliki waktu kerja yang sangat flexible dan tidak terikat working hour.
Biasa-nya seorang penjual dapat mengatur dengan baik jadwal pertemuan-nya dengan calon pembeli, sehingga terkadang susah terikat dengan waktu kerja. Disatu sisi dia memiliki waktu kerja dengan pola yang tidak menentu, tapi disisi lain inilah hal menarik-nya dia dapat menentukan waktu kerja-nya menjadi sangat optimal.
Menentukan waktu kerja, bukankah itu impian semua orang?
Friday, January 2, 2015
Top 5 Skills Every Leader Must Have
Tuesday, December 30, 2014
"Comfort Zone" stay or leave?
Banyak tulisan atau gambar yang selalu mengatakan "get out from your comfort zone" atau "your dream outside your comfort zone". Nah sebenar-nya tau gak sih apa yang dimaksud dengan comfort zone?
Kemudian kita akan lihat apa yang dimaksud dari comfort zone? Comfort zone adalah suatu situasi yang dimana anda telah melakukan semua nya dengan baik dan menguasai semua keadaan dengan batas status quo tertentu. Artinya adalah; misalkan anda seorang penjual yang handal dimana dalam sebulan anda selalu melakukan tutup closing dengan nilai value yang sama, atau contoh lain adalah seorang penulis novel yang selalu setiap tahun dengan sukses menerbitkan 2 buku novel terbaru-nya tanpa susah payah. Nah inilah yang disebut dengan situasi comfort zone.
Sunday, December 21, 2014
Bagaimana meningkatkan kompetensi sebagai 'sales'?
Saturday, December 20, 2014
Saya berkerja di "back office", emang masih perlu networking???
Untuk kalian yang pekerjaan-nya tidak pernah berhubungan dengan konsumen luar (back office) perusahaan pasti selalu berpikir buat apa harus cape-cape melakukan kegiatan ini? Apalagi networking, belum tentu bisa dibawa senang dalam kegiatan-nya karena membawa profesi professional seseorang (artinya kalo kamu lagi dugem, party atau DWP dan kenalan dengan seseorang itu tujuan-nya lebih bersenang-senang dan bukan networking yaaa... hahahaha). Dan pastinya ini akan mengeluarkan biaya??? So apakah betul saya perlu melakukan ini???
Nahhh... Networking atau lebih dikenal dengan kegiatan bersosialisasi secara profesional dimana ditujukan untuk kepentingan bisnis. Memang kegiatan ini lebih terkenal dikalangan frontliner, sales atau entrepreneur yang niat-nya ingin meningkatkan pangsa pasar atau volume penjualan. Apalagi kalau udah pakai sistem UUD (Ujung Ujung-nya Duit) atau balik modal dalam setiap melakukan kegiatan ini, bisa-bisa arti dari kegiatan ini sudah salah dalam perjemahan-nya.
Biasanya dalam aktivitas Networking kita lebih menekankan sisi profesionalitas kita (bekerja di perusahaan apa, bergerak di bidang apa, jabatan kita, dan lingkup pekerjaan) tanpa menekankan sisi berjualan atau mencari suatu komitmen bisnis dikegiatan ini. Hal yang paling berharga adalah bagaimana kita bisa mendapatkan berbagai informasi yang terjadi di industri bisnis kita, hal ini akan membantu memperluas wawasan kita pastinya.
Oleh karena itu memperluas sosialisasi tidak harus berujung kepada penjulan atau profit, tapi setidaknya dengan anda melakukan networking anda mengetahui apa yang sedang terjadi di lingkungan anda. Bagaimana sistem berjalan, inovasi-inovasi atau strategi terbaru dalam menjalankan pekerjaan anda lebih baik. Intinya lebih ke knowledge sharing dan ini lebih berharga dari sekedar memperbesar pangsa pasar. Informasi yang kamu dapatkan bisa memberikan efektifitas dan effisiensi lebih baik didalam profesionalisme.
Terus bagaimana saya memulai melakukan networking??
Simple saja, lakukan yang lebih sederhana dahulu sebelum ke tingkat yang lebih sulit.
Option 1, gunakanlah Social Media sebagai salah satu alternatif paling simple didalam pengembangan networking anda.
Saat ini banyak sekali sosial media yang menyediakan wadah untuk berbagai kalangan yang ingin melakukan kegiatan networking. Disamping praktis dan tidak memakan waktu, social media menjadi salah satu trend paling diminati di kalangan anak muda. Apabila kita melihat perkembangan teknologi di gadget yang sangat cepat, ini menjadi wadah yang paling dinikmati dalam melakukan kegiatan Networking.
Option 2, Bergabunglah dengan beberapa kegiatan klub sosialita.
Ini adalah kegiatan yang sangat menarik, biasa-nya ini bisa dibarengin dengan hobby si pelaku netwotking. Contoh-nya bergabung didalam klub golf, klub wine, atau apapun itu juga (disesuaikan berdasarkan target market yang ingin anda tuju) . Memang didalam kegiatan ini pasti akan memakan budget anda, tetapi disamping itu biasa kegiatan ini jauh lebih menyenangkan. Disamping anda menikmati aktivitas didalam klub ini, anda juga akan banyak menemui potensial market dengan hobby atau ketertarikan yang sama.
Option 3, aktif mengikuti public event atau gathering.
Kebanyakan event ini diciptakan oleh pihak ke 3 dan kita harus menunggu momen ini untuk muncul. Disamping kita pasif didalam kegiatan ini, market segmen yang datang ke event ini juga terlalu besar segmen-nya sehingga kita agak sulit mencari network yang sesuai dengan kebutuhan kita.
So... itulah opini saya... apa yang harus ditunggu lagi... mulailah melakuan networking dari saat ini juga :)








