Sales pekerjaan bergengsi?
Nah ini nih kalau di bahas lebih mendalam, kebanyakan profesi penjual itu selalu dianggap kurang bergengsi atau tidak menjanjikan sehingga biasanya para professional sales ini sering terkena dampak jomblo sejati atau di takutin dengan teman-teman sekitar-nya (takut entar di prospekin lagi...).
Well menurut saya seorang penjual itu adalah profesi yang sangat keren sekali.. Kenapa tidak? Mari kita telaah lebih dalam..
1. Fashionable
Tidak hanya seorang artist atau fashion designer loh yang fashionable. Tapi ternyata seorang penjual dituntut harus sangat fashionable dan well grooming didalam pekerjaan keseharian-nya.
Don't judge a book by it's cover? Well it's only a myth in our reality life.
Seorang penjual harus dapat menjadi reprensetatif yang diandalkan. Sebelum dia dapat menjual product/service -nya dia harus dapat menjual diri (penampilan-nya) -nya dihadapan calon pembeli-nya sehingga dia menjadi penjual yang dapat dipercaya. Setidak-nya orang akan berpikir saya berhadapan dengan orang yang tepat. So working with fashion, bukankah ini sangat kereenn.
2. Society people
Seorang penjual gak hanya dituntut berjualan tetapi juga harus memiliki tingkat pergaulan yang sangat luas. Hal ini bukan untuk berjualan, tetapi dengan luasnya tingkat pergaulan seorang penjual dia bisa banyak mendapatkan informasi apa yang terjadi dipangsa pasar saat ini, bagaimana minat konsumen saat ini, arah perubahan bisnis dan bagai mana mengoptimalkan target market-nya.
Sangat berbeda dengan back office yang tidak terlalu di tuntut kegiatan ini didalam pekerjaan keseharian-nya. Sehingga sosialita nya memiliki scope yang monoton.
Belum lagi kalo ada event-event yang lagi nge-trend atau hitz... Baik itu yang bersifat professional atau non-professional; dari yang level high society sampai yang common society sudah pasti seorang penjual professional akan hadir disana.. Selain untuk eksis ya pasti juga berkaitan dengan pekerjaan-nya kaann.
3. Fine dinning
Makan di restoran mahal di siang hari atau malam hari? Jangan heran, ini bisa jadi keseharian seorang penjual professional. Banyak-nya pertemuan yang mereka dengan klien terkadang sering dilakukan di tempat yang lebih bersifat non-formal.
Mungkin karena ada istilah"don't talk business at the office, it's a place for work not business."
Nah hasilnya kebanyakan pertemuan berbicara mengenai bisnis selalu dimulai ditempat yang seru, seperti cafe, reso, bar atau tempat lain-nya yang bisa berbincang lebih santai. Nah kurang bergengsi apa coba pekerjaan ini? Apalagi kalau sambil di selingi exsistensi di sosial media dengan tempat-tempat yang wahhh...
4. Full pocket
Gaji penjual itu kecil loh... Apalagi pendapatan-nya gak tetap. Apa yang mau diharapkan?
Jangan salah, seorang penjual profesional sejati tidak pernah melirik ke fix income (gaji) melainkan selalu berbasis kepada komisi dan bonus dari hasil penjualan-nya. Semakin banyak dia melakukan penjualan-nya maka semakin besar isi kantong-nya.
Inilah yang tidak pernah didapatkan di dunia back office, mereka hanya memiliki fix income yang nilainya selalu sama setiap bulan-nya. Sedangkan seorang sales bisa mengatur bulan ini mau mendapatkan income berapa tanpa haris merusak cash flow isi kantong-nya.
Akan menjadi sangat tidak asik apabila suatu hari ada barang yang kamu suka seperti gadget baru, tas atau sepatu tapi kamu harus bersabar karena isi kantong mu tidak mencukupi, namun hal ini tidak akan pernah terjadi kepada seorang penjual yang sukses.
5. Flexible time
Memiliki waktu kerja yang flexible adalah impian semua pegawai. Sama hal-nya seorang penjual yang profesional biasa-nya memiliki waktu kerja yang sangat flexible dan tidak terikat working hour.
Biasa-nya seorang penjual dapat mengatur dengan baik jadwal pertemuan-nya dengan calon pembeli, sehingga terkadang susah terikat dengan waktu kerja. Disatu sisi dia memiliki waktu kerja dengan pola yang tidak menentu, tapi disisi lain inilah hal menarik-nya dia dapat menentukan waktu kerja-nya menjadi sangat optimal.
Menentukan waktu kerja, bukankah itu impian semua orang?
Memiliki waktu kerja yang flexible adalah impian semua pegawai. Sama hal-nya seorang penjual yang profesional biasa-nya memiliki waktu kerja yang sangat flexible dan tidak terikat working hour.
Biasa-nya seorang penjual dapat mengatur dengan baik jadwal pertemuan-nya dengan calon pembeli, sehingga terkadang susah terikat dengan waktu kerja. Disatu sisi dia memiliki waktu kerja dengan pola yang tidak menentu, tapi disisi lain inilah hal menarik-nya dia dapat menentukan waktu kerja-nya menjadi sangat optimal.
Menentukan waktu kerja, bukankah itu impian semua orang?
Jadi bagaimana menurut kamu? Menjadi seorang sales yes or nope....? :)






No comments:
Post a Comment